Saturday, December 28, 2019

Digitalisasi Merupakan Kebutuhan Industri Logistik

Rate this posting:
{[['']]}


edulogistik.com - Persainganindustri logistik di era digital membuat pelaku bisnis mengoptimalisasikan operasi armadanya melalui aplikasi digital. Aplikasi ini menawarkan efisiensi dan optimalisasi bisnis proses internal karena mengakselerasi secara digital tiga fungsi utama industri logistik, yakni fungsi admin, teknisi, dan sopir. (Sumber : Sindonews.com)









Banyak sekali pesaing-pesaing dunia logistik yang ingin bersaing namun bersanding seperti Asperindo yang menaungi asosiasi logistik Indonesia.





Di Era Industry 4.0 ini harus mulai mengembangkan sayapnya dalam dunia digitalisasi karna memang semua sudah merambah ke era digital, semua serba aplikasi untuk mempermudah proses perindustrian terutama dalam dunia logistik.





Dalam mempermudah proses monitoring salah satunya armada, driver dan juga proses delivery ke customer, yang harus sudah menggunakan aplikasi agar proses semua otomatis tersistem dan terintegrasi.





Banyak perusahaan logistik yang sudah mulai melakukan upgrade ke dunia digitalisasi salah satunya JNE yang sekarang sudah mulai bersanding dengan Cloud yang bekerjasama dengan Oracle.





Dan juga semua perusahaan logistik sudah mulai bekerjasama dengan develop-develop programmer internal maupun external dalam proses monitoring baik armada, driver ataupun delivery ke customer, agar mempermudah dan memperlancar proses kerja.





Asosiasi Logistik dan Forwarding Indonesia (ALFI) menilai digitalisasi logistik haruslah dimulai dari cross border atau lintas batas negara, sehingga proses ekspor dan impor menjadi lebih mudah. (Sumber : Bisnis.com)





Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai perkembangan gaya hidup di masyarakat mendorong industri, termasuk industri logistik dan transportasi untuk segera bebenah diri guna memenuhi permintaan pasar. Karenanya, digitalisasi sudah menjadi suatu kebutuhan dalam industri logistik dan transportasi. (Sumber : Maritimenesw.id)


No comments:
Write komentar

Back to top